perjalananku

Kurogoh saku celanaku
Kuraba saku Bajuku
Tersisa Gope Uangku
Kuangkat telunjuk tanganku
melangkah kakiku naik bis kota
untuk menuju kota kekasihku
duduklah diriku
naiklah pengamen menyanyikan lagu sendu
merindinglah aku jadinya
karena menahan sesuatu
menengok aku ke jendela
siapa tahu ada sesuatu
ku berteriak seketika
Kiriiiiiii … Kiriiiiiiiiiiii
kutinggalakan bis kota sambil berlalu
tak lupa membayar gope
seketika aku berlari
karena kulihat SPBU
dan akhirnya legalah diriku
nah dari spbu aku jalan kaki menuju kota kekasihku dan sebelumnya aku di maki maki penjaga toilet spbu he..he..
cepe dech…..

Iklan

Ritual Ulur-Ulur Menjaga Keajaiban Telaga Mburet

Tulungagung (beritajatim.com) – Ribuan orang, Jumat (15/10/2010) memadati area Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Mereka mengharap berkah dar ritual ulur-ulur, yang memberi penghormatan pada Mbah Joyo, yang dianggap leluhur Desa setempat.

Ritual didahului dengan arak-arakan beragam sesaji dari rumah kepala desa setempat, menuju Telaga Buret. Di lokasi ini, seluruh sesaji ditaruh tepat di samping makam Mbah Joyo, tepat di tepi Telaga Buret. Dua orang sesepuh desa lalu membacakan mantra-mantra sembari membakar kemenyan, di atas pusara mbah Joyo.

Usai memanjatkan doa, Sumini (95), selaku pemimpin ritual inti, memandikan dua patung laki-laki dan perempuan. Menurut Sumini, kedua patung tersebut merupakan perwujudan Sri Rejeki dan Sri Sedono, menantu dan anak Mbah Joyo.

Dikisahkan Sumini, dulu kala pernah terjadi kekeringan di Desa Sawo dan sekitarnya, hingga petani tak bisa menanam padi. Melihat hal tersebut, Sri Rejeki dan Sri Sedono prihatin dan ingin menolong masyarakat. Secara tiba-tiba mereka lenyap begitu saja, dan tak diketahui rimbanya. Namun tiga hari kemudian muncul sebuah sumber air yang mampu mengairi 4 desa sekaligus. Seiring munculnya sumber air tersebut, Sri Rejeki dan Sri Sedono kembali.

Hingga kini sumber air tersebut, yang tak lain Telaga Buret terus mengaliri sawah 4 desa di sekitarnya. Bahkan tanpa sistem irigasi modern, air dari telaga buret mampu mencukupi kebutuhan selama musim tanam. Untuk menghormati jasa kedua tokoh tersebut, setiap bulan Selo dalam penanggalan Jawa, hari jumat legi atau pon, selalu diadakan ulur-ulur. Memandikan dan memperlakukan patung Sri Rejeki dan Sri Sedono laksana temanten.

“Ini wujud rasa terima kasih kami pada keluarga mbah Joyo. Karena jasa merekalah hingga saat ini desa kami ada,” kata Sumini.

Misnan, bagian ritual Dinas Pariwisata Tulungagung mengatakan, ritual ini sudah ada sejak jaman pra sejarah, dan tercatat dalam kitab sotasoma. Ritual ini berintikan penghormatan pada leluhur, serta bumi pertiwi yang telah memberi penghidupan.

Misnan menyebut, ulur-ulur merupakan bagian dari kearifan lokal. Lantaran rasa hormat pada leluhur, warga menjaga area telaga tetap dipenuhi pepohonan serta hewan-hewan liar. Tak heran, jika area telaga menjadi hutan konservasi, dan penduduk mendapat berkah dari air telaga yang tiada habisnya.

“Sudah ratusan tahun ritual ini dilakukan turun temurun. Karena ritual inilah, alam terjaga dan masyarakat terberkahi oleh anugrah alam,” terangnya.

Ritual diakhiri dengan pembagian kue dan pisang sesajen. Inilah saat yang dinanti warga, serta siapapun yang menghadiri ritual. Sebab, barang siapa memakan kue atau pisan sesajen, maka keinginan hatinya yang tulus akan dikabulkan.[vid/gir]

jombang dilanda kekeringan, kasihan ndeh !!

TAHUN ini, musim kemarau terasa sangat panjang. Hingga memasuki bulan Oktober ini, belum ada tanda-tanda akan segera turun hujan. Padahal, pada tahun sebelumnya bulan September sudah mulai turun hujan.

Akibatnya banyak petani yang mengeluh. Karena selain akibat kekeringan, juga diakibatkan harga pupuk dan bibit yang juga ikut melonjak. Untuk mengatasi kekeringan itu, mereka harus menggunakan diesel untuk mengairi lahan pertanian yang mulai kering. Terlihat di beberapa lahan pertanian, seperti di Desa Mejoyolosari, Kec Gudo, lahan tebu yang mulai kering. Kemudian di Desa Krembangan dan masih banyak lagi lahan di wilayah Kabupaten Jombang yang mengalami nasib yang sama.

Seperti pengakuan Musta’in, warga Desa Mejoyolosari, Gudo, ia mengeluhkan tidak adanya bantuan dari pemerintah terkait terjadinya kekeringan di desanya. “Kekeringan yang panjang ini, seharusnya pemerintah dapat membantu mendirikan sumur beserta diesel untuk membantu mengurangi kerugian yang diderita petani,” harapnya.

Apalagi, lanjutnya, saat ini banyak tanaman tebu yang mulai mengering, juga tanaman jagung yang tidak bisa tumbuh normal akibat kurang air. “Jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin petani mengalami kerugian yang cukup besar, karena gagal panen. Hal itu juga disebabkan tingginya harga pupuk dan bibit yang terus naik,” tambahnya.

Kondisi ini juga dikeluhkan oleh beberapa petani lainnya. Umumnya, mereka mengeluhkan semakin beratnya beban petani, dengan semakin panjangnya musim kemarau ini. Apalagi, saat ini harga jual hasil pertanian semakin menurun, sementara biaya operasional semakin tinggi.

Ia juga mengungkapkan, per jamnya, untuk menyewa diesel itu antara Rp 10.000-Rp 15.000. Padahal per lahan pertanian biasanya menghabiskan waktu minimal 10 jam. Sedangkan maksimal seminggu sekali harus mengairi sawah. “Tinggal mengalikan, jika rata-rata tanaman tumbuh tiga bulan. Berapa rupiah yang harus dikeluarkan petani dalam sekali tanam hanya untuk keperluan air,” keluhnya.

Kekeringan yang terjadi saat ini, salah satu penyebabnya karena banyaknya lahan hutan yang gundul, yang dilakukan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab. Sehingga hutan yang gunanya sebagai resapan air tidak dapat secara maksimal fungsinya.

Akibat lain dari hilangnya beberapa lahan hutan, jika musim hujan tiba, maka akan mengakibatkan tanah longsor dan banjir. Hal inilah yang sampai saat ini belum disadari sepenuhnya oleh masyarakat. Terlihat dari tahun sebelumnya, bagaimana daerah Wonosalam, Jombang juga terkena bencana, kemudian di beberapa daerah lainnya di Jawa Timur seperti juga Jember mengalami nasib serupa.

Jadi, musim kemarau dan hujan sama-sama menguntungkan dan merugikan. Jika hujan, yang diuntungkan petani, tapi yang dirugikan pengusaha dan mereka yang hidup di sekitar hutan karena terancam jiwanya. Sementara saat musim kemarau, petani dirugikan dan pengusaha diuntungkan. Karena aktifitas mereka tidak terganggu adanya hujan. Yang terpenting bagaimana kita menyikapi dan mensyukuri semua cobaan itu. [chabib]

khasiat garbis

Buah yang satu ini memang sangat nikmat bila disajikan sebagai campuran es pada saat hari panas. Setelah seharian terpapar sinar matahari, hal yang paling menyenangkan memang mengonsumsi makanan atau minuman yang segar. Buah-buahan misalnya diantara sekian jenis buah, blewah pilihannya.

Menurut Rr. Harudiyati, Ahli gizi dari RS Dr. Soetomo Surabaya, salah satu manfaat blewah adalah mengganti cairan tubuh. Selain itu blewah merupakan isotonik alami yang berguna sekali bagi kesehatan. Karena buah blewah sangat cocok dikonsumsi setelah berolahraga ataupun setelah melakukan perjalanan, cocok juga bari orang yang berbuka puasa agar kesehatan mereka cepat pulih.

Blewah memiliki beberapa kandungan. Dalam 100 gram blewah mengandung energi 39 kalori, karbohidrat 10,2 gram, vitamin c 36,7 mg, vitamin A 3282 IU. Selain itu blewah mempunyai monosakarida atau glukosa jenis fruktosa. Air merupakan kandungan yang paling mendominasi. Karena itu tidak heran jika buah ini cocok digunakan untuk mengganti cairan tubuh agar tubuh tetap terjaga kesehatanya.

Jika sudah dipotong blewah hanya bertahan satu hari, jadi sebaiknya jangan menyimpan buah yang satu ini dalam keadaan sudah terpotong, usahakan agar sekali penyajian buah dapat langsung habis.

Buah yang satu ini juga mudah didapatkan, Jika kita mengunjungi pedagang buah di pasar-pasar tradisional atau pun di supermarket, hampir dapat dipastikan kita akan mendapat buah blewah, apa lagi saat bulan puasa datang, buah yang satu ini banyak sekali di jual dipinggir jalan dengan harga yang murah dan berfariasi. Buah yang berkerabat dekat dengan melon ini rasa dan aromanya memang lebih mantap. Segar, manis, dan wangi buah montok ini sungguh menggoda selera, serta warna jingganya akan lebih memikat. Buah yang menyandang nama latin Cucumis melo Var Cantalupensis ini sedikit terpinggirkan bila dibandingkan dengan buah-buah lainnya. Penelitian tentang blewah sulit didapati, sehingga varietasnya pun sangat terbatas. Yang paling sering kita jumpai adalah blewah jenis kuning jingga, baik kulit dan daging buahnya. Rasanya manis, tapi sangat disayangkan, buah ini gampang rusak dan busuk karena kulitnya yang tipis.

Semangka yang namanya lebih berkibar dibanding blewah, temyata hanya mengandung 600 SI vitamin A. Coba kita bandingkan dengan blewah yang nyaris terpinggirkan ini, buah dengan nama lain garbis mengandung vitamin A mencapai 4.000 SI dalam 100 gram buah segar. Vitamin A yang terkandung dalam buah ini sugguh berlimpah yang hanya dapat disaingi oleh buah mangga yaitu 6.150 SI. Meski masih tersisih, mulai sekarang masukkanlah blewah ke dalam daftar menu harian keluarga. Luar biasa keistimewaan buah yang kerap disebut semangka belanda ini, dengan mengasup sepotong kecil ukuran 5×15 cm setara dengan 100 g sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian kita.

Kandungan vitamin C dalam blewah segar seberat itu setara dengan 60 mg vitamin C suplemen. Karena vitamin C sangat mudah rusak dan bereaksi dengan udara, maka makanlah blewah segar sesaat setelah dikupas. Bila dikonsurnsi segar, buah ini akan sangat mambantu mengatasi gangguan kulit. Karena, blewah kaya sekali vitamin-vitamin andoksidan, penyegar dan peremaja kulit. Radikal bebas tidak pemah berhenti menggeranyangi kulit kita, karenanya vitamin A, C, dan vitamin E sangat dibutuhkan sebagai penangkalnya. Blewah mengandung semua vitamin anti radikal bebas itu, karenanya konsumsilah buah ini.

Harga buah Garbis di Jombang terjun bebas

JOMBANG – Petani blewah yang ada di kecamatan Plandaan, Jombang hanya bisa pasrah. Pasalnya, hasil panen jauh dari harapan. Harga buah garbis terjun bebas dari harga sebelumnya.

Sejumlah petani menduga, turunnya komoditas itu disebabkan oleh panen raya serta gencarnya serbuan blewah dari luar daerah. Karena kecewa, tidak jarang mereka membiarkan tanaman tersebut kering di sawah.

Purnomo, salah satu petani mengatakan, sejak dua hari terakhir ini harga garbis merosot drastis. Padahal saat seminggu sebelum puasa harga buah berwarna kuning itu cukup menggiurkan. Setiap kilogram bisa mencapai Rp5 Ribu.

“Saat ini harganya hanya Rp1000 hingga Rp2000,” kata Purnomo di areal sawahnya, sore ini.

Pria berkulit legam ini mencontohkan, lahan miliknya seluas 1,5 hektar hingga saat ini belum laku dijual. Padahal sebelumnya, lahan garbis siap panen itu pernah ditawar Rp75 Juta. Dirasa kurang mahal, ia tak tertarik dengan tawaran tersebut. Purnomo mematok harga lebih tinggi untuk para tengkulak, yakni Rp100 Juta.

Ternyata setelah seminggu puasa harga berubah drastis. Bukannya lebih mahal, tapi malah terjun bebas. “Para tengkulak malah tidak berani mamatok harga. AKhirnya, tanaman saya hingga saat ini belum laku. Padahal garbis itu sudah mulai mengering,” jelasnya.

Kondisi itu bukan hanya di alami Purnomo, tapi seluruh petani garbis lainnya. Bahkan karena takut tidak laku, sejumlah petani nekat menjual garbis dari sawah dengan sistem borongan. Yakni ditakar menggunakan keranjang. Setiap keranjang harganya cukup murah, yakni sekitar Rp10.000.

“Dari pada tidak laku, saya jual dengan sistem keranjang,” tambah Sudiro, petani lainnya.

Baik Purnomo maupun Sudiro menduga, anjloknya harga garbis disebabkan oleh panen raya komoditas tersebut. Pasalnya, hampir semua lahan pertanian di kecamatan Plandaan ditanami buah berair tersebut. Sudah begitu, garbis luar daerah juga marak masuk Jombang. “Yang pasti kami semua merugi,” pungkasnya.

Khasiat buah pisang

Jangan menyepelekan khasiat buah pisang. Selain menjadi favorit sebagian besar atlet lokal maupun internasional, karena mengenyangkan tapi tak membuat gemuk, pisang juga sangat berkhasiat bagi kesehatan serta kecantikan.

Buah ini tak hanya mudah di cerna, tapi juga mengandung 9 kandungan gizi dan mengembalikan energi. Dibanding buah lain, pisang memang cenderung mudah dinikmati karena tidak perlu lagi diolah.

Asal tahu saja, sebuah pisang yang matang akan mengandung 99 gram (gr) kalori, 1,2 gr protein, 0,2 gr lemak, 25,8 miligram (mg) karbohidrat, 0,7 gr serat, 8 mg kalsium, 28 mg fosfor, 0,5 mg besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B, 3 mg vitamin C dan 72 gr air.

Namun untuk mendapatkan manfaatnya, Anda perlu cermat memilih. Pasalnya hanya pisang yang matang saja yang dapat mengubah gula darah menjadi glukosa alami, serta cepat diabsorsi ke dalam peredaran darah.

Ciri-ciri pisang yang matang, adalah pisang yang kulitnya berwarna hijau kekuning-kuningan dengan bercak cokelat atau kuning. Semua kandungan dalam pisang matang tersebut, akan memberikan beberapa manfaat kesehatan, terutama bagi:

1. Sumber Tenaga
Pisang dapat dicerna dengan mudah, sehingga gula yang terdapat didalamnya akan diubah menjadi sumber tenaga yang baik untuk pembentukan tubuh, kerja otot dan juga sangat bagus untuk menghilangkan lelah.

2. Ibu Hamil
Wanita yang tengah hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi pisang, karena mengandung asam folat tinggi yang penting bagi kesempurnaan janin, pembentukan sel-sel baru dan mencegah terjadi cacat bawaan.

Sebuah pisang matang, akan mengandung sekitar 85-100 kalori. Sehingga dengan memakan dua pisang segar, kebutuhan asam folat yang sekitar 58 mikrogram dapat terpenuhi. Di samping itu pisang akan membantu menjaga kadar gula darah yang dapat mengurangi morning sick, sehingga pisang sangat baik untuk cemilan ibu hamil.

3. Penderita Anemia
Kandungan zat besi yang cukup tinggi pada pisang, dapat menstimulasi produksi hemoglobin dalam darah bagi penderita anemia. Dua buah pisang sehari, sangat baik untuk penderita anemia.

4. Penderita Sakit Maag
Sebagai buah yang dapat dikonsumsi langsung, pisang tak membuat iritasi atau kerusakan usus bagi penderita maag. Buah ini sering digunakan untuk melawan penyakit usus, sebab teksturnya lembut.

Pisang juga dapat menetralkan kelebihan asam lambung dan melapisi perut sehingga mampu mengurangi iritasi. Bagi yang mengalami penyakit usus atau kolik akibat asam lambung, Anda dapat mengkonsumsinya dengan di campur pada segelas susu cair.

5. Penderita Penyakit Lever
Bagi penderita lever, dua buah pisang sehari dengan tambahan satu sendok madu, akan baik untuk menambah nafsu makan dan meningkatkan kuat.

6. Penderita Luka Bakar
Khusus untuk penderita luka bakar, Anda dapat menggunakan daun pisang sebagai pengobatan. Caranya, kulit yang terbakar dioles dengan campuran abu daun pisang dan minyak kelapa. Campuran ini mampu mendinginkan kulit yang terbakar.

7. Yang Mengalami Stress
Pisang mengandung potasium, yaitu mineral vital yang membantu menormalkan detak jantung, mengirim oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan kadar air dalam tubuh. Ketika mengalami stress, metabolisme tubuh akan meningkat drastis sehingga mengurangi kadar potasium tubuh. Dengan pisang, potasium dalam tubuh kadarnya akan seimbang.

8. Penderita Stroke
Berdasarkan riset The New England Journal of Medicine, mengkonsumsi pisang setiap hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke hingga 40%.

9. Mengontrol Temperatur
Di beberapa negara, pisang dipandang sebagai makanan pendingin yang dapat menurunkan temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand contohnya, ibu hamil mengkonsumsi pisang untuk memastikan bayi lahir dengan temperatur sejuk.

10. Meningkatkan Kekuatan Otak
Di sebuah sekolah Inggris, 200 pelajar mampu menyelesaikan ujian akhir hanya dengan sarapan pisang. Mereka juga kerap mengkonsumsi pisang saat jam istirahat serta makan siang, sebab pisang mampu meningkatkan kekuatan otak.

Ini dia Permen Peppermint Pertama di Indonesia

Bagi masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya, permen Davos merupakan permen yang sangat melegenda. Hampir setiap took ataupun warung, permen Davos merupakan menu wajib yang harus ada.

Adalah PT Slamet Langgeng, sang legenda produsen permen Davos sejak tahun 1931 ini. PT Slamet Langgeng beralamat di Jalan Jenderal A Yani, Purbalingga sebuah kota kecil di sebelah timur kota Purwokerto. Perusahaan ini dikelola secara turun temurun dan saat ini telah memasuki generasi ke 3 dibawah komando Nicodemus Hardi.
Menurut sejarah Davos sendiri adalah nama sebuah kota berhawa dingin di Swiss. Kota kecil di lereng Pegunungan Alpen itu menginspirasi PT Slamet Langgeng menamai permen produksinya yang disinyalir merupakan permen rasa mentol pertama di Indonesia.

Sebagai perusahaan yang telah melegenda, tentunya suatu pekerjaan berat untuk tetap mempertahankan eksistensinya. Permen Davos identik dengan permen bundar berwarna putih yang terbungkus kertas biru tua. Apalagi sebelumnya Permen Davos memiliki image sebagai permen orang tua. Untuk mengubah image ini berbagai macam terobosan dilakukan oleh manajemen PT Slamet Langgeng salahsatunya diferensiasi produk..
Untuk mengubah image tersebut saat ini Davos memproduksi Davos Classic yang merupakan produk inovasi perdana yang tengah diluncurkan ke pasar. Permen ini sebenarnya sama persis dengan permen Davos Roll yang lama, tetapi kemasannya dimodernisiasi menggunakan pillow pack..

ohhhhhh. …. hantu

Terang bersinar kulit putihmu
Hitam dan panjang urai rambutmu
Harum semerbak wangi parfummu
Hii… takuuutt…
Hantuuuuuu…….

cemberut

Jangan suka cemberut
Nanti mukanya berkerut
Seperti orang sakit perut
Menggeliat seperti tikus cicurut

Kelinci Peliharaan Selamatkan Nyawa Pemiliknya

Jangan anggap remeh binatang peliharaan. Seekor kelinci peliharaan bernama Rabbit di Melbourne, Australia, berhasil menyelamatkan tuannya dari amukan si jago merah. Kelinci itu menggaruk-garuk pintu kamar tuannya sehingga menimbulkan suara sedikit gaduh.

Pemilik kelinci pun bangun karena mendengar hewan peliharaannya berbuat gaduh. Ketika bangun, dia mendapati api sudah membakar dapur rumah. Akhirnya dia membangunkan istrinya dan melarikan diri ke luar rumah karena api sudah meluas.

Menurut Brigade Pemadam Kebakaran Metropolitan Melbourne, Mick Swift, pemilik rumah berhasil diselamatkan seekor kelinci. “Sang suami datang tengah malam dan langsung tidur pulas tanpa sadar ada kebakaran. Jika tidak ada kelinci yang membangunkan pemilik rumah itu, kejadian yang tidak diinginkan pun bisa terjadi,” ungkapnya.